Konsumsi benda yang terbuat dari plastik kini sudah termasuk jumlah yang sangat memprihatinkan. Bukan soal plastiknya yang digunakan, namun setelah digunakannya yaitu setelah menjadi sampahnya itu yang mana plastik membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk bisa terurai secara alami oleh alam.

Berbeda dengan sampah organik lainnya yang bisa hancur oleh alam, sampah plastik ternyata tidak demikian.

Butuh waktu hingga ratusan tahun sampai sampah plastik bisa benar – benar hancur. Jika tidak dikelola dengan baik, maka sampah – sampah plastik ini tetap akan terus ada sampah sampahnya meski sudah 7 turunan.

Sampah plastik harus benar – benar dikelola dengan baik karena memang ia bisa mencemari lingkungan dan malah bisa mendatangkan bencana. Bahkan tidak hanya di daratan saja yang mungkin sudah tercemar oleh yang namanya sampah plastik.

Namun juga lautan kini sudah tercemar oleh sampah plastik. Bahkan hal yang sangat mencengangkan terjadi adalah banyak biota laut dan juga terumbu karang lainnya yang ikut terkena dampak dari sampah plastik tersebut.

  1. Banyak penyu yang terjebak oleh sampah plastik yang menggulung di badannya dan pada akhirnya penyu tersebut harus terikat sampah selama bertahun – tahun. Sempat beredar video dimana ada relawan yang menyelamatkan seekor penyu yang terjebak oleh sampah plastik yang menggulung badannya selama bertahun – tahun. Bahkan batok penyu itu pun ikut penyol karena sampah plastik tersebut.
  2. Foto tentang anjing laut yang mati lemas karena lehernya terjerat sampah pun sempat meramaikan jagat maya. Berbagai komentar netizen pun bertebaran. Mereka semua memang turut prihatin. Dan harusnya ini juga menjadi koreksi untuk kita dimana jangan sampai karena perbuatan kita malah membuat makhluk hidup lain jadi terkena dampaknya.
  3. Hewan seperti Hiu pun ternyata sudah banyak yang harus merasakan dari dampak banyaknya sampah plastik yang di buang ke laut. Hal ini tentu menjadi suatu hal yang memprihatinkan.

 

Nah itulah dampak dari sampah plastik yang secara sengaja maupun tidak sengaja yang dibuang ke laut alias bukan dibuang kedalam tong sampah besar. Jangan sampai kita jadi mesin pembunuh bagi makhluk hidup lainnya yang tinggal di bumi ini.